Karna Memang

“Karna Memang”

Terhempas sudah malam ini aku dengan kesendiriantanpa jiwa yang tegarkan setiap langkahku…tapi aku tetap bertahan dengan kekosongan..bertahan dalam ketidakpastian cintadan keabstrakan sosok wajah cantikmu… Jika memang harus mengalah….dan aku tetap disini dengan balutan kesepian..hingga pada ujung waktu kau tak datangmembawa asa dan kepastian langkahku..aku tak akan pernah menyesali tentangmu… Karna memang kau adalah tabir cintakuyang terpisahkan karna keabstrakan…walau memang hati ini tak mampu menjagamu… Seandainya memang aku bisa memilikimumungkin kau tak menjadi hiasan bayangku..

2 comments on “Karna Memang

  1. kang izoel rasa kangen untuk seseorang itu pasti ada apalagi sama belahan jiwa kita, yakinkan kalo syifa jg pasti rindu pisan ya sama bapanya, ehmmm jadi ngiri, sebagaimana yg aku rasain, aku jg kangen seribu kangen sama bapaku hiks…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s