Tinjauan Tentang Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika

Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika berkenaan dengan kesalahan yang dilakukan oleh siswa pada saat menggunakan dan menerapkan prosedur langkah-langkah untuk menyelesaikan soal-soal matematika. Kesalahan yang dilakukan siswa tersebut dapat terjadi pada hasil maupun pada proses penyelesaian soal (termasuk pada perhitungannya).

Polya sebagaimana yang dikutip Hudoyo (1988 : 175) mengemukakan bahwa dalam menyelesaikan masalah matematika terdapat langkah-langkah yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut : (1) mengerti masalah, (2) merencanakan penyelesaian, (3) melaksanakan penyelesaian, (4) melihat kembali, (5) mendapatkan penyelesaian.

Dalam merencanakan penyelesaian siswa harus dapat menemukan hubungan dari data yang ditanyakan/dibuktikan. Siswa menemukan teorema atau rumus yang telah dipelajari untuk dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. Di samping itu, siswa harus menentukan strategi dengan mengidentifikasikan struktur soal.

Kesulitan menentukan teorema atau rumus yang tepat dan sesuai dengan apa yang diketahui dan kesulitan menentukan strategi dengan mengidentifikasi struktur soal merupakan kesulitan-kesulitan yang dialami siswa yang pada akhirnya akan menyebabkan siswa melakukan kesalahan-kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal Operasi Bentuk Aljabar.

Tingkat pertanyaan dalam taksonomi Bloom telah mengklasifikasikan pada tujuan pendidikan dalam tiga daerah lapangan, yaitu : kognitif, afektif, dan psikomotor (Muhibbin, 1995 : 14). Adapun yang akan dibicarakan pada penelitian ini sehubungan dengan tingkat pertanyaan yang hanya mengenai aspek kognitif saja.

Menurut Muhibbin (1995 : 14) bahwa pengembangan ranah kognitif dalam proses belajar mengajar dipandang vital dan strategis. Karena ranah kejiwaan yang paling dominan adalah ranah kognitif, sehingga pada aspek tersebut langsung berhubungan dengan kemampuan berpikir siswa pada saat menyelesaikan soal-soal Operasi Bentuk Aljabar. Dengan demikian, letak kesalahan yang terjadi dapat diamati.

Sunarta (1992 : 19) menyatakan bahwa kesalahan dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :

  1. Kesalahan berdasarkan kesalahan-kesalahan material, yaitu kesalahan yang berdasarkan atas penggolongan jenis bahan ajar.
  2. Kesalahan yang berdasarkan atas jenjang pengetahuan pelajaran

Untuk mengatasi kesalahan belajar siswa, Endang (dalam Ischak, 1987 : 71) menjelaskan langkah-langkah operasional, yaitu :

  1. Identifikasi siswa yang diperkirakan mengalami kesalahan belajar
  2. Lokalisasi jenis dan sifat kesalahan belajar siswa
  3. Lokalisasi jenis dan sifat penyebab kesalahan belajar siswa
  4. Perkiraan kemungkinan pemberian bantuan pengajaran/bimbingan kepada siswa.

Semoga dapat berguna bagi kita semua. Amien….

By izoelsyifa Posted in Ilmu

One comment on “Tinjauan Tentang Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s