Oh Matematika…….oh Matematika…??

Dewasa ini yang masih menjadi pembicaraan hangat dalam masalah mutu pendidikan adalah prestasi belajar siswa dalam suatu bidang ilmu tertentu. Menyadari hal tersebut, maka pemerintah bersama para ahli pendidikan, berusaha untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan. Upaya pembaruan pendidikan telah banyak dilakukan oleh pemerintah, diantaranya melalui seminar, lokakarya dan pelatihan-pelatihan dalam hal pemantapan materi pelajaran serta metode pembelajaran untuk bidang studi tertentu misalnya IPA, Matematika dan lain-lain. Sudah banyak usaha yang dilakukan oleh Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan Matematika di sekolah, namun belum menampakkan hasil yang memuaskan, baik ditinjau dari proses pembelajarannya maupun dari hasil prestasi belajar siswanya.

Dari beberapa mata pelajaran yang disajikan pada Sekolah Menengah Pertama matematika adalah salah satu mata pelajaran yang menjadi kebutuhan system dalam melatih penalarannya. Melalui pengajaran matematika diharapkan akan menambah kemampuan, mengembangkan keterampilan dan aplikasinya. Selain itu, matematika adalah sarana berpikir dalam menentukan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, bahkan matematika merupakan metode berpikir logis, sistematis dan konsisten. Oleh karenanya semua masalah kehidupan yang membutuhkan pemecahan secara cermat dan teliti selalu harus merujuk pada matematika.

Namun dibalik semua itu, yang terjadi selama ini adalah masih banyak siswa yang menganggap bahwa matematika tidaklah lebih dari sekedar berhitung dan bermain dengan rumus dan angka-angka. Saat ini banyak siswa yang hanya menerima begitu saja pengajaran matematika di sekolah, tanpa mempertanyakan mengapa dan untuk apa matematika harus diajarkan. Tidak jarang muncul keluhan bahwa matematika cuma bikin pusing siswa dan dianggap sebagai momok yang menakutkan bagi siswa. Begitu beratnya gelar yang disandang matematika yang membuat kekhawatiran pada prestasi belajar matematika siswa. Sementara itu kebanyakan guru dalam mengajar masih kurang memperhatikan kemampuan berpikir siswa, atau dengan kata lain tidak melakukan pengajaran bermakna, metode yang digunakan kurang bervariasi, dan sebagai akibatnya motivasi belajar siswa menjadi sulit ditumbuhkan dan pola belajar cenderung menghafal dan mekanistis. Ditambah lagi dengan penggunaan pendekatan pembelajaran yang cenderung membuat siswa pasif dalam proses belajar-mengajar, yang membuat siswa merasa bosan sehingga tidak tertarik lagi untuk mengikuti pelajaran tersebut, terlebih lagi pelajaran matematika yang berkaitan dengan konsep-konsep abstrak, sehingga pemahamannya membutuhkan daya nalar yang tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan ketekunan, keuletan, perhatian, dan motivasi yang tinggi untuk memahami materi pelajaran matematika.

Nah, sekarang kita harus seperti apa??

(Komentar dan masukan Anda sangat berharga)

 

5 comments on “Oh Matematika…….oh Matematika…??

  1. ini English Blog gw cuy. kagag biar eksis aje *kecuali gw ud sanggup bayar biaya Les Jerman engke saya ngacapruk in English dah. hehek..

    gini. sebagai yang di SMA nilai total matematikanya 4, kadang yang buat gak seru tuh logika berpikirnya gak sambil diajarin. jadi, apa bedanya matematika dan biologi. di mana hapalan buat biologi adalah Agar Ingat *segala rupa isi sel dll*
    pernah nemu di blog (lupa nama doi) ngajar matematika juga doi. nah, ada tulisan ttg Logika Formal, itu adalah bentuk matematika. atau apa gitu.
    tetep sih yang gw gak abis pikir adalah kenapa bocah sekolah Mata Pelajaran banyak bener. apa kagag mabok tu bocah2nya. iye guru2nye mahir, nah doi spesifik satu pelajaran doang. kenapa kagag kayak di buku2 cerita Enid Blyton yaitu bisa milih mata pelajaran. Dikit Tapi Mantep!

    gw pinjem ini unt taro di Pendidikan Yang Terpojok eh Pojok Pendidikan. biar jadi bahan diskusian *ini maksut gw biar rusuh. rusuh di sini bukan Bentrok Fisik, tapi Bentrok Otak*

  2. Sy mah guru matematika smp,yg nggak habis pikirku anak2 kok malas banget nyelesaiin pr mtmx,udah 1 nomr jg ,mudah lg..dan sy jg susah mcari bahan yg dkaitkan dg bahasan,kalo bangun2 kan gampang.. Sy jg mo tanya,kali aja ada yg bs kasi jwbx,kalimat apa yg plg baik utk mjelaskan dan memotivasi utk mau kerja pr mtm?!?

    • Ass. Dear Santy Sanitabahrum
      Mengajar itu adalah “Seni” jika masih bisa dirubah dan dapat dinikmati oleh peserta didik lanjutkan. jika tidak jangan dipaksakan. Kita harus kembali kepada karakter Matematika itu sendiri yakni penuh dengana Abstrak dan simbol-simbol. Sehingga kita pun harus mengetahui perkembangan otak peserta didik yang belum paham dengan keabstrakannya. Jika materinya terlalu abstrak, maka buat materinya sekonkrit mungkin, sehingga materi yang kita sampaikan dapat dipahami oleh peserta didik.
      Mungkin, jawaban sementara adalah seperti Itu.
      terimakasih.
      Wass.

      email : izoelsyifa@gmail.com
      hp. 081911108713

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s